Qingtuan: Makanan Khas Ceng Beng di Tiongkok

Must read

Jepang Mengakhiri Status Darurat Di Sebagian Besar Wilayah

Baganesia.com – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan bahwa ia telah memutuskan untuk mengangkat status darurat untuk 39 dari 47 prefektur negara...

Detik-detik Robohnya Patung Guan Yu Raksasa di Tuban

Baganesia.com - Patung Guan Yu raksasa yang dibangun di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Kwan Sing Bio tiba-tiba roboh pada hari...

PLN Bagikan Token Listrik Gratis Untuk Pelanggan Bersubsidi

Selama pandemi Covid-19, pemerintah melalui PLN memberikan keringanan berupa tarif listrik untuk pelanggan bersubsidi selama 3 bulan depan. Baganesia.com...

Festival Budaya ‘Bakar Tongkang’ Tahun Ini Terancam Ditunda

Waspada Corona BAGANSIAPIAPI - Dua agenda besar di Kabupaten Rokan Hilir yaitu perayaan Ceng Beng (Ziarah Leluhur) dan Ritual Bakar...

Qingtuan merupakan hidangan makanan tradisional Tiongkok yang sudah berumur lebih dari 2000 tahun.

Baganesia.com – Salah satu bahan dasar dari qingtuan ini adalah dedaunan hijau yang tumbuh banyak ketika musim semi tiba. Hal ini membuat qingtuan dibuat banyak ketika pada awal musim semi, tepat dengan perayaan Ceng Beng. Perpaduan ini yang membuat qingtuan identik dengan perayaan Ceng Beng di Tiongkok.

青团

Qīng Tuán

Kulit terluar qingtuan terbuat dari perpaduan ketan dan daun chinese mugwort atau daun barley, yang membuatnya berwarna hijau. Sedangkan bagian dalamnya biasanya memiliki isian kacang merah atau kacang polong, namun sekarang sudah banyak variasi lainnya seperti isian telur asin, abon, bahkan durian.

Dilansir dari Shanghaiist, ada dua rumah makan di Shanghai yang sudah puluhan bahkan seratus tahun lebih berpengalaman menghidangkan qingtuan ini.

Xing Hua Lou (杏花楼)

Rumah makan Xing Hua Luo ini sudah berumur seratus tahun lebih, dan sudah memiliki banyak cabang. Lokasi ini merupakan toko pertama mereka sejak berdiri. Dikutip dari Globaltimes.cn, dalam sehari mereka dapat menjual sampai 120.000 qingtuan, bahkan terkadang harus antri sampai 3 jam ketika Ceng Beng. Varian qingtuan terfavorit mereka adalah isian salted-egg dan abon.


Wang Jia Sha (王家沙)

Rumah makan Wang Jia Sha ini juga tidak kalah pamor, sudah berdiri selama 60 tahun, varian qingtuan yang ditawarkan lebih beragam. Isian sayuran merupakan qingtuan rekomendasi mereka.

Qingtuan – Foto oleh Medium.com

Jangan lupa mampir ya kalau lagi jalan-jalan ke Shanghai…
- Advertisement -
Sewa Iklan

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
Sewa Iklan

Latest article

Jepang Mengakhiri Status Darurat Di Sebagian Besar Wilayah

Baganesia.com – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan bahwa ia telah memutuskan untuk mengangkat status darurat untuk 39 dari 47 prefektur negara...

Yuk! Buat Egg Roll

Baganesia.com – Egg roll adalah salah satu cemilan yang disukai oleh banyak orang. Selain bergizi karena berbahan utama telur, ternyata egg roll...

Mengapa dunia memiliki dua versi pengucapan untuk teh?

Baganesia.com - Ada dua versi kelompok pengucapan "teh" yang paling dikenal di dunia ini. Dua kelompok itu adalah "te" dan "cha"....

Detik-detik Robohnya Patung Guan Yu Raksasa di Tuban

Baganesia.com - Patung Guan Yu raksasa yang dibangun di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Kwan Sing Bio tiba-tiba roboh pada hari...

Hidangan Ready-To-Heat, Solusi di Tengah PSBB Wabah Corona

Baganesia.com - Semakin tingginya kasus positif Corona di Indonesia, membuat pemerintah memutuskan untuk memberlakukan aturan PSBB di beberapa wilayah yang terdampak paling...